Index Berita

Sosialisasi Perwal 71 Tahun 2012

         Keberadaan ruang laktasi atau ruang menyusui sangat diperlukan oleh ibu-ibu menyusui. Terutama di tempat kerja baik perusahaan maupun perkantoran milik pemerintah dan swasta serta tempat sarana umum.

Untuk mendukung keberadaan ruang laktasi yang dinilai masih kurang, khususnya di tempat kerja dan kawasan umum, Pemerintah Kota Tegal telah mengatur mengenai ruang laktasi atau ruang menyusui dalam Peraturan Wali Kota Tegal Nomor 71 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif di Kota Tegal.

Dalam Peraturan Wali Kota tersebut, diwajibkan bagi Pengurus Tempat Kerja dan Penyelenggara Tempat Sarana Umum untuk mendukung Program Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu, dengan menyediakan fasilitas khusus untuk menyusui dan/atau memerah ASI sesuai dengan kondisi kemampuan/kebutuhan perusahaan.

Untuk itu, dengan adanya Peraturan Wali Kota Tegal Nomor 71 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif di Kota Tegal, Pemerintah Kota Tegal telah mengadakan sosialisasi ke tempat sarana umum, baik perusahaan maupun perkantoran milik pemerintah serta swasta.

Adapun persyaratan kesehatan Ruang ASI paling sedikit meliputi:

a.    Tersedianya ruangan khusus dengan ukuran minimal 3×4 m2 dan/atau disesuaikan dengan jumlah pekerja perempuan yang sedang menyusui;

b.   Ada pintu yang dapat dikunci, yang mudah dibuka/ditutup;

c.    Lantai keramik/semen/karpet;

d.   Memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup;

e.    Bebas potensi bahaya di tempat kerja termasuk bebas polusi;

f.     Lingkungan cukup tenang jauh dari kebisingan;

g.    Penerangan dalam ruangan cukup dan tidak menyilaukan;

h.   Kelembapan berkisar antara 30-50%, maksimum 60%; dan

i.     Tersedia wastafel dengan air mengalir untuk cuci tangan dan mencuci peralatan

Diharapkan dengan tersedianya ruang laktasi atau ruang menyusui pada ruang saran umum tersebut, agar ibu-ibu yang sedang menyusui benar-benar merasa nyaman. Terutama saat berada di lokasi keramaian. Sekian.

 

- - - - - - 0 0 O 0 0 - - - - - -

Share this post on:

Berita Lainnya

Studi Banding ke Kota Surakarta
Studi Banding Ke Sukoharjo
Memotivasi Masyarakat Sadar Hukum Melalui Sosiodrama